Rasa nyeri adalah rasa yang sering dialami oleh setiap manusia. Entah itu anak – anak, orang dewasa, bahkan sampai lansia pun masih banyak yang sering merasakan nyeri.
Karena apa ??? Kok bisa ???
Jawabannya pasti bisa, karena pada umumnya rasa nyeri dapat digambarkan sebagai sensasi tidak menyenangkan yang terjadi bila kita mengalami cedera atau kerusakan pada tubuh kita. Nyeri dapat terasa sakit, panas, gemetar, kesemutan seperti terbakar, tertusuk, atau ditikam. Ketika salah satu dari gambaran nyeri diatas terjadi secara terus menerus dan berulang, maka tidak sedikit masyarakat akan datang kepada Fasilitas Kesehatan atau Rumah Sakit.
Lalu apa yang harus dilakukan Rumah sakit ????
Berpijak dari hal tersebut, selama dua hari berturut – turut tepatnya tanggal 16-17 Juli 2019, bertempat di ruang Borobudur RSJD Dr. Amino Gondohutomo Prov Jawa Tengah telah dilaksanakan In House Training dengan tema Manajemen Nyeri. Tujuan diadakannya In House Training ini yaitu agar perawat dapat melakukan assesmen nyeri pada pasien, melakukan tatalaksana nyeri, dapat mengetahui atau memberikan penilaian terhadap skala nyeri, serta tak lupa memberikan edukasi tentang manajemen nyeri. Karena sebagai fasilitas kesehatan, kita juga harus tau bagaimana menghadapi atau menangani pasien dengan keluhan NYERI.
Pasien yang mengeluhkan rasa nyeri wajib kita tindak lanjuti, karena rasa nyeri biasanya bersifat subyektif. Maka dari itu, sebelum menangani pasien dengan keluhan nyeri, mari kita ukur dulu dan menyamakan persepsi seberapa nyerikah yang dirasakan oleh pasien. Setelah persepsi sama antara dokter atau perawat dengan pasien, baru kita bisa membantu untuk mengurangi rasa nyeri tersebut.
Pada hari pertama diadakannya In House Training ini, narasumber yang hadir yaitu dr. Doso Sutiyono, SpAn, MARS, KAR, dr Arya Hari Murti SpAn, dan Ns Sujarwo , S.Kep. Acara ini berlangsung sangat baik karena dalam penyampaian materi disisipkan beberapa hiburan yang membuat para peserta merasa enjoy.
Pada hari kedua, narasumber yang datang adalah Tim Intervensi Pain Managemen RS Islam Sultan Agung yang diwakilkan oleh Galih Satria Pembayun, S.ST,M.App.Sc., dan Faza Faurika, AMK. Tidak jauh beda dengan hari pertama, acara pada hari kedua juga berlangsung sangat baik. Kesimpulan yang dapat diambil dari keseluruhan acara tersebut adalah bahwa Kegiatan In House Training ini bisa meningkatkan ketrampilan perawat dalam melayani pasien yang akan menunjang kegiatan akreditasi RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah. Bagi pelanggan akan terjamin keselamatan selama berada di RSJD dr. Amino Gondohutomo Provinsi Jawa Tengah sehingga akan merasa nyaman selama dalam pengobatan dan perawatan.










